PROBOLINGGO – Menjelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada 26–30 Oktober 2026, lebih dari seribu murid SMA Negeri 1 Paiton (SMAPAN), Kabupaten Probolinggo, mengikuti istighotsah dan doa bersama di lapangan sekolah. Kegiatan ini menjadi ikhtiar spiritual sekaligus upaya memperkuat kesiapan murid dalam menghadapi asesmen akademik tersebut.

Kegiatan diikuti seluruh murid kelas X, XI, dan XII. Melalui doa bersama ini, keluarga besar SMAPAN berharap pelaksanaan TKA berjalan lancar dan para murid, khususnya kelas XII, mampu memperoleh hasil yang optimal.
Pembacaan istighotsah dipimpin oleh Dony Kusfidian Amrullah, S.Pd.I., guru Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PABP) SMAN 1 Paiton. Suasana khidmat menyertai kegiatan yang menjadi momentum bagi para murid untuk memohon kelancaran sekaligus memantapkan kesiapan diri menjelang pelaksanaan TKA.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Paiton, H. Agus Salim, S.Pd., mengingatkan seluruh murid, terutama kelas XII, agar menjaga kesehatan dan keselamatan diri sehingga dapat mengikuti TKA dengan maksimal.
Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) itu juga menekankan pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun di masyarakat.
Menurut Agus Salim, kesiapan menghadapi asesmen tidak hanya ditentukan oleh penguasaan materi pelajaran, tetapi juga didukung kondisi fisik yang sehat, kesiapan mental, serta kedisiplinan dalam menjalankan tanggung jawab.
“Semoga seluruh murid kelas XII dapat mengikuti TKA dengan lancar dan memperoleh hasil yang maksimal,” tegas Agus Salim.
TKA merupakan asesmen terstandar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengukur capaian akademik murid secara objektif. Karena itu, persiapan yang matang, baik dari aspek akademik maupun mental, menjadi bagian penting dalam menghadapi pelaksanaannya.

Usai istighotsah dan doa bersama, seluruh murid kembali ke kelas masing-masing untuk mengikuti kegiatan pembelajaran seperti biasa.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Paiton berharap para murid semakin mantap dalam mempersiapkan diri menghadapi TKA. Doa bersama tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ikhtiar, kedisiplinan, kesehatan, dan doa perlu berjalan beriringan demi meraih hasil terbaik.

