SMAN 1 Paiton Gelar Upacara Gabungan Peringati Hari Kesaktian Pancasila

SMAN 1 Paiton Gelar Upacara Gabungan Peringati Hari Kesaktian Pancasila

PAITON – SMA Negeri 1 Paiton menggelar upacara gabungan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila di halaman SMAN 1 Paiton, Kamis (1/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan diikuti berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat di wilayah Kecamatan Paiton.

Upacara tersebut dihadiri oleh Camat Paiton, 22 kepala desa se-Kecamatan Paiton, jajaran Polsek Paiton, Koramil, Koordinator Wilayah (Korwil), guru TK se-Kecamatan Paiton, serta berbagai instansi pemerintah yang berada di wilayah Kecamatan Paiton.

Keistimewaan upacara kali ini terlihat dari keterlibatan siswa dan siswi terbaik SMAN 1 Paiton sebagai petugas upacara. Mereka bertugas dalam berbagai rangkaian upacara dan mampu menjalankan tugas dengan tertib dan penuh tanggung jawab.

Camat Paiton Abdul Bari selaku pembina upacara dalam amanatnya menyampaikan sejarah Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober. Peringatan tersebut berkaitan dengan peristiwa Gerakan 30 September (G30S) pada 30 September–1 Oktober 1965 yang diwarnai penculikan dan pembunuhan sejumlah perwira TNI Angkatan Darat.

Menurutnya, setelah peristiwa tersebut, Pancasila semakin ditegaskan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang harus dipertahankan. Oleh karena itu, tanggal 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Dalam amanatnya, Camat Paiton Abdul Bari juga mengaitkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dengan ajaran Islam. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila memiliki sejumlah keselarasan dengan ajaran Al-Qur’an, terutama dalam hal ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan.

Pada sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, disampaikan bahwa nilai ketuhanan dapat ditemukan dalam ajaran Al-Qur’an, antara lain QS. Al-Ikhlas dan QS. Al-Baqarah. Nilai tersebut juga tercermin dalam sikap menghormati keyakinan orang lain dan tidak memaksakan kepercayaan maupun agama kepada orang lain.

Pada sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, nilai kemanusiaan dikaitkan dengan QS. Al-Ma’idah ayat 8 yang mengajarkan pentingnya berlaku adil dan tidak membiarkan kebencian terhadap seseorang mendorong seseorang untuk berlaku tidak adil. Nilai tersebut diwujudkan melalui sikap menghormati sesama manusia, tidak melakukan kekerasan, bersikap adil, saling menolong, serta menghargai hak dan martabat orang lain tanpa membeda-bedakan.

Selanjutnya, sila ketiga, Persatuan Indonesia, dikaitkan dengan QS. Al-Hujurat ayat 13 yang menjelaskan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Nilai tersebut menjadi landasan untuk menjaga persatuan, menghargai perbedaan suku, budaya, bahasa, dan agama, serta tidak mudah terpecah belah.

Untuk sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, Camat Paiton mengaitkannya dengan QS. Asy-Syura ayat 38 yang menjelaskan pentingnya menyelesaikan urusan melalui musyawarah. Nilai tersebut dapat diterapkan dengan menghargai pendapat orang lain, tidak memaksakan kehendak, serta menerima keputusan bersama dengan penuh tanggung jawab.

Sementara itu, sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dikaitkan dengan QS. An-Nahl ayat 90 yang memerintahkan manusia untuk berlaku adil dan berbuat kebajikan. Nilai tersebut dapat diwujudkan melalui sikap adil kepada semua orang, saling membantu, tidak mengambil hak orang lain, menghargai hasil usaha orang lain, serta menciptakan kehidupan yang sejahtera dan harmonis.

Di akhir kegiatan, Abdul Bari menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada keluarga besar SMAN 1 Paiton yang telah memfasilitasi pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah, guru, siswa SMAN 1 Paiton yang sudah menyiapkan tempat dan petugas upacara Hari Kesaktian Pancasila,” tuturnya.

Apresiasi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas keterlibatan kepala sekolah, guru, dan siswa SMAN 1 Paiton dalam menyukseskan pelaksanaan upacara gabungan yang diikuti berbagai unsur pemerintahan dan instansi di Kecamatan Paiton.

Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kebersamaan, toleransi, gotong royong, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

  • Bagikan:

Galeri dan Dokumentasi